Isnin, 11 Ogos 2014

Keadaan Orang Soleh di Akhir Zaman, Gugur dalam Perang Suci



Ketika manusia ketakutan di hari kiamat, bagi golongan yang mati syahid tidak merasa takut. Dalam Sunan At-Tirmidzi dan Ibnu Majah diriwayatkan dari Miqdam ibn Ma'dikarab, mengatakan bahawa Rasulullah SAW bersabda, "Orang yang mati syahid mendapatkan enam kelebihan di sisi Allah, Pertama diampuni dosanya pada pembelaan pertama, diperlihatkan tempat duduknya di syurga, dibebaskan dari azab kubur dan selamat dari ketakutan besar, di kepalanya diletakkan mahkota kehormatan yang satu batu mulianya bernilai lebih baik daripada dunia dan isinya, diberi pasangan 72 bidadari, dan dapat memberi pertolongan pada 70 kerabatnya. "

Dalam hadis itu disebutkan orang yang mati syahid akan selamat dari ketakutan besar, iaitu ketakutan pada hari kiamat. Demikian halnya orang yang ditugaskan sebagai askar perang di jalan Allah. Bila dia gugur dalam keadaan bertugas, Allah akan menyelamatkannya dari ketakutan besar. At-Thabarani telah meriwayatkan dengan sanad yang sahih dari Abu ad-Darda bahawa Nabi SAW bersabda, "Tugas di suatu tempat (sebagai askar) selama satu hari lebih baik dari puasa selama setahun, dan siapa yang gugur dalam keadaan bertugas di jalan Allah, dia akan selamat dari ketakutan besar, mendapat rezeki dan wangian dari syurga, dan pahala bertugasnya mengalir terus hingga Allah membangkitkannya. 

Diantara kemuliaan yang Allah beri kepada orang yang mati syahid adalah Allah akan membangkitkannya dengan lukanya yang mengeluarkan darah segar dan bau harum mewangi. Dalam Shahih al-Bukhari diriwayatkan dari Abu Hurairah ra bahawa Rasulullah SAW bersabda, "Demi Yang menguasai diriku, siapa yang terluka di jalan Allah, dan Allah paling mengatahui orang yang terluka di jalan Nya, dia akan datang pada hari kiamat dengan lukanya yang berdarah dan semerbak mewangi." 

At-Tirmidizi, An-Nasa'i, dan Abu Dawud meriwayatkan dengan sanad yang sahih dari Mua'dz ibn Jabal, yang mendengar Rasulullah SAW bersabda, "Siapa yang berperang di jalan Allah dari pagi hingga petang, dia memperoleh syurga. Siapa yang terluka atau berdarah di jalan Allah, maka darah itu pada hari kiamat akan kelihatan seperti yang dahulu dengan warna minyak za'faran (merah) dan bau minyak misik (kasturi, wangi). 

Ibn Hajar mengatakan, "Para ulama berkata bahawa hikmah dibangkitkan seperti itu adalah lukanya sebagai saksi atau bukti keluhurannya mengorbankan jiwa dalam ketaatan kepada Allah SWT." [Sumber: Ensiklopedia Kiamat / Karya: Dr Umar Sulayman al-Asykar / Penerbit: Serambi]

*Diterjemahkan oleh Detik Islam dari sumber islampos.com

Artikel Terkait

Keadaan Orang Soleh di Akhir Zaman, Gugur dalam Perang Suci
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Donate and coment. Happy blogging 😊