Jumaat, 13 Disember 2013

Bintang Berekor: 1400 Tahun Lalu Al-Quran Sudah Menjelaskannya

“Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahawa Dia akan menjungkir balikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang? Atau apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang (berkuasa) di langit bahwa Dia akan mengirimkan badai yang berbatu. Maka kelak kamu akan mengetahui bagaimana (akibat mendustakan) peringatan-Ku?” (QS. Al-Mulk: 16-18).

Dalam susunan tata suria, bumi tidaklah bekerja sendiri. Begitu juga dengan susunan planet lain. Ia tidak mungkin melanggar satu sama lain.

Jika berlaku pertembungan sebuah benda langit, maka hal itu dapat membuat pecahan dan serpihannya bertebaran seperti serpihan-serpihan, debu yang mana boleh mencapai saiz yang besar dengan berat ribuan tan seperti Meteor yang terhempas di Rusia pada Februari lalu. Agensi Angkasa Amerika Syarikat menjelaskan meteot itu tidak ada kaitan dengan asteroid 2012 DA14 yang diramalkan akan melintasi Bumi.

Meteor atau tahi bintang yang jatuh ke bumi itu sesungguhnya fenomena tersebut sudah lama dijelaskan di dalam Al-Quran, yakni 1400 tahun lalu!

Rasulullah Saw bersabda, "Pada umat ini akan terjadi (di akhir zaman) penenggelaman bumi, hujan batu dan pengubahan rupa. Ada seorang dari kaum muslimin yang bertanya, bilakah peristiwa itu akan terjadi? Beliau menjawab, " Apabila muzik dan biduanita telah maharajalela dan khamr (arak) telah dianggap halal. (HR. Tirmidzi (2212) Al - Fitan dari hadits Imran bin Hushain , Ibnu Majah (4060) Al - Fitan dari Sahl bin Sa'ad dan Thabrani dalam Mu'jamu ' J- Kabfrdzn Mu'jamul - Ausath . Hadits ini sahih.)

Diriwayatkan pula oleh Ibnu Majah dari Abdullah "Menjelang terjadinya Kiamat akan terjadi pengubahan rupa , penenggelaman bumi , dan hujan batu." (HR. Ibnu Majah ( 4059 ) dalam Al - Fitan)

Hujan meteor berlaku saban hari di pelbagai pelosok bumi. Ketua Balai Cerap Bosscha, Taufik Hidayat berkata, setiap harin antara seratus hingga seribu tan meteor jatuh ke bumi, namun tidak sampai membahayakan manusia .

Para astronomi melakukan kajian yang sangat aktif terhadap benda langit terutama kepada asteroid kerana ukurannya yang cukup besar. "Jika ukurannya kecil tidak masalah kerana akan leyap ketika melewati atmosfera bumi, namun jika bersaiz besar akan berbeza" katanya.

Namun begitulah Al-Qur'an, kalam Allah yang diturunkan pada zaman kerasulan nabi. Tidak mungkin pada zaman Nabi Muhammad boleh membuat buku tentang roket, orbit, astronomi atau gas nebula seperti di atas. Apakah ini adalah karya dari seorang yang tidak boleh membaca dan menulis. Sesungguhnya ini adalah firman Allah swt. Firman terakhir bagi kita manusia moden yang mengagungkan sains dan teknologi dan fakta ilmiah. Mukjizat terakhir sebelum kiamat. Apa lagi yang membuat kita ragu kebenaran Islam?

*Diterjemahkan dari sumber islampos.com

Artikel Terkait

Bintang Berekor: 1400 Tahun Lalu Al-Quran Sudah Menjelaskannya
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Donate and coment. Happy blogging 😊