Khamis, 23 Januari 2014

Ketika Berada Di Syurga, Para Penghuninya Bernostalgia Kehidupan Dunia


Allahu Ta’ala berfirman.

فَأَقْبَلَ بَعْضُهُمْ عَلَى بَعْضٍ يَتَسَاءلُونَ

قَالَ قَائِلٌ مِّنْهُمْ إِنِّي كَانَ لِي قَرِينٌ

"Lalu sebahagian mereka menghadap kepada sebahagian yang lain sambil bercakap cakap. Berkatalah salah seorang di antara mereka, " Sesungguhnya aku dahulu (di dunia) mempunyai seorang teman ... " (As- Shaffat 50-51)

"Dan sebahagian mereka menghadap sebahagian yang lain, saling tanya menanya. Mereka berkata, "Sesungguhnya kami dahulu, sewaktu berada di tengah-tengah keluarga kami merasa takut akan di azab. Maka Allah memberikan kurnia kepada kami dan memelihara kami dari azab neraka." (Ath Thur 25-27)

Ibnu Abu Dunya menyebutkan hadith dari Rabi ' bin Shabih dari Hasan dari Anas bin Malik yang meneruskannya dari Rasulullah SAW,

"Jika penghuni Syurga telah memasuki Syurga, maka setiap orang dari mereka merindukan pertemuan dengan saudaranya yang lain. Maka katil si Fulan berjalan menuju katil si Fulan. Katil si Fulan berjalan menuju katil si Fulan hingga keduanya berkumpul dan si Fulan ini bersandar di bahu si Fulan. Salah seorang bertanya kepada sahabatnya, " tahukah engkau, bila Allah memberi keampunan kepada kita? " Sahabatnya menjawab, ' Pada hari ini dan itu di tempat ini dan itu, kita berdoa kepada Allah lalu Allah memberi keampunan kepada kita. "

Sumber : Ibnu Qayyim Al Jauziah dalam Hadil Arwaah ila Bilaadil Afraah

*Diterjemahkan oleh Detik Islam dari sumber eramuslim.com

Artikel Terkait

Ketika Berada Di Syurga, Para Penghuninya Bernostalgia Kehidupan Dunia
4/ 5
Oleh

Berlangganan

Suka dengan artikel di atas? Silakan berlangganan gratis via email

Donate and coment. Happy blogging 😊